MATERI GEOGRAFI KOTA, PEREMAJAAN KOTA,
DAN PERENCANAAN KOTA
1 Pengantar
1.1
Definisi kota
·
Kota (city):
Tempat dimana konsentrasi penduduk lebih padat dari wilayah sekitarnya karena
terjadinya pemusatan kegiatan fungsional yang berkaitan dengan kegiatan atau
aktivitas penduduknya.
·
Kota (city):
Pusat permukiman dan kegiatan penduduk yang mempunyai batasan wilayah
administrasi yang diatur dalam peraturan perundangan, serta permukiman yang
telah memperlihatkan watak dan ciri kehidupan perkotaan (Pemendagri No.
2/1987).
·
Pengertian kota (city)dilihat dari
berbagai aspek
|
LINGKUP
|
PENGERTIAN KOTA
|
|
Fisik
|
Suatu wilayah
dengan wilayah terbangun (buit up area) yang lebih padat dibandingkan dengan
area sekitarnya
|
|
Demografis
|
Wilayah dimana
terdapat konsentrasi penduduk yang dicerminkan oleh jumlah dan tingkat
kepadatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan keadaan di wilayah sekitarnya
|
|
Sosial
|
Suatu wilayah dimana terdapat kelompok-kelompok sosial
masyarakat yang heterogen (tradisional – modern, formal
informal, maju – terbelakang, dsb)
|
|
Geografis
|
Suatu wilayah dengan wilayah terbangun yang lebih padat dibandingkan
dengan area sekitarnya
|
|
Statistik
|
Suatu wilayah yang secara statistik besaran atau ukuran jumlah
penduduknya sesuai dengan batasan atau ukuran untuk kriteria kota
|
|
Ekonomi
|
Suatu wilayah
dimana terdapat kegiatan usaha yang sangat beragam dengan dominasi di sektor
non pertanian, seperti perdagangan, perindustrian, pelayanan jasa,
perkantoran, pengangkutan, dll
|
|
Administrasi
|
Suatu wilayah yang dibatasi oleh suatu garis batas
kewenangan administrasi pemerintah yang ditetapkan
berdasarkan peraturan perundang-undangan tertentu
|
·
Perkotaan (urban): Kawasan yang mempunyai kegiatan
utama bukan pertanian dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat permukiman
perkotaan, pemusatan dan distribusi pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan
sosial, dan kegiatan ekonomi .
·
Kawasan perkotaan juga
dapat beraglomerasi membentuk suatu metropolitan à
pengertian dan contoh metropolitan.
1.2
Klasifikasi kota
·
Kota sebagai “node” (kota
sebagai bagian dari konstelasi regional) VS Kota sebagai “area” (kota sebagai
ruang perencanaan)
·
Berdasarkan ukuran (jumlah
penduduk): 1) Kota Raya (Metropolitan) : > 1.000.000, 2) Kota Besar: 500.000
– 1.000.000, 3) Kota Sedang :
100.000 – 500.0000, 4) Kota Kecil: < 100.000
·
Berdasarkan fungsi
(misalnya dalam konteks Indonesia): Pusat Kegiatan Nasional (PKN), Pusat
Kegiatan Wilayah (PKW), Pusat Kegiatan Lokal (PKL). Setiap negara, bergantung
pada sistem perencaannya masing-masing dapat memiliki klasifikasi yang berbeda.
·
Klasifikasi kota menurut
Harris dan Ullman, berdasarkan fungsi: 1)
Central places (service centers for local hinterland), 2) Transportation cities
(break-bulk and allied for larger regions), and 3) Specialized-function cities.
Comments
Post a Comment