Teori Terbentuknya Jagat Raya

Jagat raya merupakan ruang hidup segala organisme yang ada di alam semesta ini yang belum dan tidak akan diketahui batasnya.  Terbentuknya jagat raya masih menjadi sebuah misteri dalam kehidupan manusia, tetapi tuhan telah berfirman di dalam Al-Quran yang dapat memberikan sebuah petunjuk bagaimana proses terbentuknya jagat raya ini.

Terlepas dari itu dalam pelajaran geografi SMA kita akan membahas beberapa teori terbentuknya jagat raya, yaitu :

1. Teori Big Bang (dentuman besar)
   
Georges Lemaître, seorang biarawan Katolik Roma Belgia, dianggap sebagai orang pertama yang mengajukan teori ledakan dahsyat mengenai asal usul alam semesta, walaupun ia menyebutnya sebagai "hipotesis atom purba". Kerangka model teori ini bergantung pada relativitas umum Albert Einstein dan beberapa asumsi-asumsi sederhana, seperti homogenitas dan isotropi ruang. Persamaan yang mendeksripsikan teori ledakan dahsyat dirumuskan oleh Alexander Friedmann. Setelah Edwin Hubble pada tahun 1929 menemukan bahwa jarak bumi dengan galaksi yang sangat jauh umumnya berbanding lurus dengan geseran merahnya, sebagaimana yang dipaparkan oleh Lemaître pada tahun 1927.

Sumber : Wikipedia

Pada teori ii ini disebutkan bahwa jagat raya terbentuk karena adanya ledakan yang dahsyat dari sebuah atom. Partikel hasil ledakan tersebut membetuk gugusan gugusan baru yang disebut dengan galaxy. Partikel pecahan atom tersebut berubah menjadi asteoroid dan benda- benda langit lainnya.

2. Teori Keadaan Tetap (Steady State)

Dikemukakan oleh Fred Hoyle teori ini menyatakan bahwa "kehidupan diciptakan dari sebuah ketiadaan, dengan berangsur angsur selama milyaran tahun akan terbentuk galaxy, semakin lama galaxy tersebut akan menjauh dan akan digantikan oleh gugusan galaxy baru".

Intinya dalam teori ini suatu galaxy akan terbentuk lalu dia akan menghilang dan senantiasa akan terbentuk galaxy baru lagi dalam kurun waktu yang cukup lama.

3. Kontraksi dan Ekspansi atau kembang kempis

Menurut teori ini jagat raya dinyatakan diawali dengan reaksi ekspansi atau mengembang selama 30 milyar tahun, setelah mengalami perkembangan selama 30 milyar tahun jagat raya akan mengamali kontraksi atau mengempis mampat lagi jadi kecil dan setelah itu akan mengalami kontraksi lagi.

4. Teori Alam semesta Quantum

Teori ini diciptakan oleh William Lane Craig pada tahun 1966. Dia mengemukakan bahwa alam semesta adalah sudah ada selamanya dan akan selalu ada untuk selamanya pula. Dalam teori ini, ruang hampa pada hakikatnya tidak ada.

Comments